banner 728x250
Hukum  

Pembongkaran 2 Pura di Bali, Akamsi Gruduk Kantor Kementerian ATR/BPN

banner 120x600
banner 468x60

Berita Harian Nusantara, Jakarta – Kasus perobohan Pura Sambiyangan dan Pura Ketapang Kembar di Sanur, Denpasar Selatan, Bali, memicu gelombang protes yang berlangsung di depan Kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Massa dari Angkatan Pergerakan Mahasiswa Indonesia (AKAMSI), mendesak pemerintah dan penegak hukum tidak sekadar memandang insiden tersebut sebagai sengketa tanah biasa, melainkan dugaan kejahatan penistaan agama.

banner 325x300

Langkah hukum juga resmi ditempuh dengan terbitnya Surat Penerimaan Laporan Pengaduan Nomor: 85/IX/2026/E-YANDUMAS/BAG ANEV oleh Divisi Humas Polri.

Koordinator Nasional AKAMSI, Tsaqif Fadillah, menegaskan bahwa perusakan tempat ibadah umat Hindu yang memiliki nilai sejarah sejak masa pra-kemerdekaan itu, telah melukai tatanan sosial masyarakat adat.

“Kasus sengketa tanah sampai menghancurkan tempat ibadah yang terjadi di Bali, sudah termasuk penistaan agama. Kami menyayangkan perilaku korporasi yang begitu memandang rendah nilai-nilai sejarah masyarakat adat di Bali dan keyakinan umat beragama Hindu,” ujar Tsaqif dalam keterangan tertulisnya.

Tsaqif membeberkan, pembongkaran pura di Jalan Kesumasari tersebut bermula dari klaim penguasaan fisik tanah, berdasarkan Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) Nomor 70 dan 71 Desa Sanur atas nama PT Restu Maharani, yang kemudian dialihkan ke PT Kartika Sanur Cemerlang.

Selain berorasi, perwakilan mahasiswa menyerahkan berkas permohonan pemblokiran peralihan HGB, serta permohonan perlindungan hukum kepada Kementerian ATR/BPN dan kepolisian.

Sementara itu, Ketua Eksekutif Nasional AKAMSI, Rahbar Ayatullah, menyampaikan dua tuntutan utama, yakni mendesak Kapolri memproses pimpinan korporasi atas dugaan pelanggaran Pasal 156a KUHP, serta meminta Menteri ATR/BPN mencabut SK HGB yang habis masa berlakunya pada 29 September 2026.

“Tuntutan yang kami sampaikan turut serta dengan upaya laporan pengaduan, juga permohonan pemblokiran peralihan kepada pihak berwenang dan instansi terkait, agar pihak ATR/BPN dan korporasi yang sewenang-wenang dapat ditindak secara adil,” kata Rahbar.

Rahbar menekankan, pihaknya memberikan tenggat waktu 14 hari kerja bagi kementerian dan kepolisian, untuk menindaklanjuti pengaduan tersebut sebelum membawa kasus ini ke jenjang lebih tinggi.

“Kami akan membawa persoalan ini kepada para petinggi negara, agar hak atas tanah adat yang dihancurkan tempat ibadahnya oleh para korporasi, dapat kembali kepada yang berhak, jika dalam beberapa waktu aspirasi kami belum ditindak,” tegas Rahbar.

Melalui aksi ini, AKAMSI berharap, tanah situs sejarah di Sanur dapat dikembalikan fungsinya kepada masyarakat adat Bali, serta mendapatkan kepastian hukum yang adil. (Niki)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam