Berita Harian Nusantara Kota Bekasi – MI As Syahid Pedurenan, Jatiluhur, Jatiasih, Kota Bekasi, menggelar upacara bendera pada Senin pagi (25/8/2025) dengan khidmat. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengawal implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), program pendidikan baru yang dicanangkan Kementerian Agama.
Kepala MI As Syahid Pedurenan Jatiluhur, Hj. Sumiati, S.Pd.I, mengatakan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta merupakan pendekatan pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai spiritual, kebangsaan, dan kemanusiaan dalam proses belajar-mengajar. “Melalui upacara bendera, kami tidak hanya membiasakan siswa disiplin dan tertib, tetapi juga menanamkan kecintaan pada tanah air, menumbuhkan karakter kebangsaan, dan membangun atmosfer pendidikan yang positif,” ujar Hj. Sumiati.
Dalam Kurikulum Berbasis Cinta, terdapat konsep Panca Cinta yang menjadi fondasi, yaitu cinta kepada Tuhan, kepada Nabi, kepada orang tua dan guru, kepada ilmu, serta kepada tanah air. Upacara bendera setiap Senin dipandang sebagai sarana strategis untuk menginternalisasi poin kelima, yakni cinta tanah air, yang menjadi salah satu pilar pembentukan karakter siswa.
Hj. Sumiati menambahkan bahwa penerapan KBC akan dilakukan secara bertahap di madrasah seluruh Indonesia mulai tahun ajaran 2025/2026. Program ini juga menekankan keterlibatan aktif orang tua dan masyarakat dalam mendukung pembentukan karakter siswa.
Redaksi




















