Berita Harian jakarta – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi DKI Jakarta, Abdul Khalit, didampingi Kepala Bidang Bina Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Herlina Suswita secara resmi membuka Kegiatan Pelaksanaan Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) Tahun 2026
Kegiatan tersebut digelar di Hotel Orchardz Industri, Gunung Sahari Utara, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis (15/10/2026).
Dalam sambutannya, Abdul Khalit menegaskan GNRM bukanlah sekadar slogan atau kegiatan seremonial semata.
“Revolusi mental adalah sebuah panggilan moral dan ikhtiar bersama untuk melakukan perubahan cara pandang, pola pikir, sikap, dan perilaku agar selaras dengan nilai-nilai kemajuan bangsa,” ujar Khalit.
Menurutnya, kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam atau infrastruktur fisik, melainkan sangat bergantung pada mentalitas dan karakter manusianya. Karena itu, tiga nilai utama GNRM yakni *Integritas, Etos Kerja, dan Gotong Royong* harus menjadi fondasi mutlak.
Pada kesempatan itu, Khalit yang didampingi Herlina Suswita juga memberikan pesan khusus kepada para peserta yang merupakan calon Paskibraka. Ia menyebut Paskibraka adalah simbol keteladanan.
“Adik-adik adalah pemuda-pemudi pilihan yang dipersiapkan menjadi calon pemimpin masa depan. Revolusi mental bagi Paskibraka bukan tentang merubah orang lain, tetapi dimulai dari kedisiplinan diri sendiri dan rasa cinta tanah air melalui karya nyata,” tegasnya.
Turut hadir Ketua Sub Kelompok Ideologi Negara Muhamad Safei, para narasumber dan moderator.
Mengakhiri sambutan, Kaban Kesbangpol menutup acara dengan pantun:
_Pagi hari menanam melati, bunganya harum berseri-seri.
_Revolusi mental di dalam hati, mengubah diri membangun negeri._
Nikita.




















