Berita Harian Nusantara, Jakarta – Dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 Forum Asistensi Media Nasional (AsMEN) dan menjelang Hari Sumpah Pemuda, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Jurnalis Pembangunan Indonesia Raya (PJPI) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan DPP Forum Asistensi Media Nasional (AsMEN).
Penandatanganan MoU Nomor: 05/MoU/PJPI-AsMEN/X/2026 tersebut berlangsung di Gedung Utama Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (20/10/2026).
MoU ditandatangani oleh Ketua Umum DPP PJPI Abdul Haris, S.I.P., MT.KWI sebagai PIHAK PERTAMA dan Ketua Umum DPP Forum AsMEN Nurkholis, CPLA sebagai PIHAK KEDUA.
Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP PJPI Abdul Haris menegaskan bahwa MoU ini bukan sekadar seremoni di atas materai 10.000.
“Penandatanganan MoU ini adalah ikrar sinergi. PJPI memiliki visi sebagai jurnalis pembangunan. Kami tidak hanya memberitakan konflik, tetapi memberitakan solusi,” ujar Abdul Haris.
Abdul Haris kemudian memaparkan Visi dan Misi PJPI sebagai landasan kerja sama:
Visi PJPI, Terwujudnya Ekosistem Pers Indonesia yang Independen, Profesional, Konstruktif, dan Berperan Aktif sebagai Pilar Keempat Demokrasi dalam Mengawal Pembangunan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045.
Misi PJPI, meningkatkan profesionalisme, kompetensi, dan kesejahteraan jurnalis pembangunan melalui pendidikan, pelatihan, Uji Kompetensi Wartawan (UKW), dan literasi media di era AI, Membangun paradigma jurnalisme konstruktif, yaitu jurnalisme yang tidak hanya mengkritik pembangunan, tetapi memberikan solusi dan mengedukasi publik, Menjadi mitra strategis pemerintah dan stakeholder dalam diseminasi informasi pembangunan yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, Menyelenggarakan advokasi dan perlindungan hukum bagi anggota jurnalis di seluruh Indonesia, Membangun jaringan organisasi jurnalis yang solid dari DPP hingga DPD di seluruh provinsi untuk memperkuat ketahanan informasi nasional,” papar Haris.
“Jurnalis tidak bisa berjalan sendiri. Kami butuh asistensi, kami butuh penguatan kapasitas. Disinilah AsMEN hadir sebagai mitra strategis yang sempurna,” tegas Abdul Haris yang didampingi Ketua Dewan Pembina Dr. (H.C) Suparman, S.Pd.I., S.Sos., M.M. dan Waketum Hafidz Azis.
Sementara itu, Ketua Umum DPP Forum Asistensi Media Nasional (AsMEN), Nurkholis, CPLA, menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, HUT ke-5 AsMEN menjadi momentum konsolidasi ekosistem media siber nasional.
“Alhamdulillah, di usia ke-5 tahun AsMEN ini, kami bersyukur dapat bersinergi dengan PJPI. AsMEN lahir dengan semangat asistensi media. Selama 5 tahun kami fokus pada pembinaan, verifikasi, dan penguatan media siber agar sehat, berintegritas, dan patuh pada Undang-Undang Pers,” ujar Nurkholis.
Nurkholis menegaskan, MoU dengan PJPI adalah bentuk nyata implementasi tagline AsMEN: Kolaborasi, Inovasi, dan Integritas.
“PJPI memiliki kekuatan jaringan jurnalis pembangunan hingga ke daerah. AsMEN memiliki sistem asistensi dan jaringan stakeholder nasional. Kalau keduanya digabungkan, ini akan menjadi kekuatan besar untuk mengawal pembangunan nasional dan melawan disinformasi. Kami akan segera tindak lanjuti MoU ini dengan PKS dan program nyata, mulai dari Diklat, Sertifikasi, hingga Anugerah Jurnalistik Pembangunan Indonesia Raya,” tegas Nurkholis, CPLA, yang didampingi Dewan Pembina Dr. (H.C) Asrul Alamsyah, S.I.P., S.Sos., M.M. dan Sekjen Ari Kusumadi Susila, A.Md.
Kegiatan tersebut turut dihadiri: Dr. H. Pramono Anung Wibowo, M.M. – Gubernur DKI Jakarta, diwakili Adam, Kabid Komunikasi Publik Diskominfotik Provinsi DKI Jakarta, Andi Baso Paharudin, S.STP., M.Si. – Sekretaris Ditjen Polpum Kemendagri, Herlina Suswita, Kusmiyati – Perwakilan Kaban Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta, AKBP Dedi Nurhadi – Perwakilan Polres Metro Jakarta Timur, Dr. Risman Pasaribu – Forum Kepakaran Indonesia (FKI), Dr. (H.C) Sastra Suganda, M.T.J – Dewan Pengawas AsMEN.
MoU ini berlaku selama 5 tahun terhitung sejak ditandatangani dan akan ditindaklanjuti dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) teknis di tingkat DPP hingga DPD di seluruh Indonesia.
Nikiita.




















