Berita Harian Nusantara – Pengurus Masjid Jami’ At-Taqwa Mendalo Indah mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H pada Kamis, 18 September 2025, di Masjid Jami’ At-Taqwa, Mendalo Indah, Jambi luar kota, Muaro Jambi. Tema yang diangkat adalah “Merajut Ukhuwah, Menguatkan Iman, Meneladani Rasulullah.”
Acara ini dihadiri oleh para penduduk Desa Mendalo Indah sekitar 250 orang yang ikut serta, termasuk pengurus Masjid At-Taqwa setempat. Tidak lupa kepada Kepala Desa Mendalo Indah Bpk. Muslim S.E , serta Ust. Hafizen, M.Sc., sebagai Tamu Utama serta pemateri. Peringatan Maulid ini bertujuan untuk menunjukkan rasa syukur dan cinta kepada Nabi Muhammad SAW, yang kelahirannya dianggap sebagai rahmat terbesar dari Allah SWT.
Lebih dari itu, acara ini juga menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk mempelajari serta meneladani akhlak mulia, keikhlasan, kepemimpinan, dan perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan ajaran Islam.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan oleh Eka Agustina S.Pd sebagai MC, pembacaan humul Qur’an oleh Ust. Jalil S.Ag , Lalu pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz M. Zakaria. Kemudian, sambutan disampaikan oleh Ketua Pelaksana yakni Aman S , Beliau juga merupakan Ketua RT 02 Lingkungan Masjid Jami’ At-Taqwa, Pengurus Masjid/DKM oleh M.Rochani S.Pd.I, dan Kepala Desa Mendalo Indah yakni Muslim S.E .
Puncak acara adalah tausiyah yang disampaikan oleh Ust.Hafizen, M.Sc., yang membahas nilai-nilai luhur dan sifat mulia Rasulullah. Setelah itu, acara ditutup dengan doa bersama.
“Nikmat yang paling mahal adalah iman. Mengapa kita harus beriman kepada Allah dan percaya kepada Rasulullah, meskipun kita bukan ponakan, sepupu, atau bahkan tetangga Nabi?
Ketika kita ingin pergi ke rumah teman atau kerabat yang belum pernah kita kunjungi sebelumnya, kita bisa mendapatkan petunjuk dari Google Maps. Nah, jika kita ingin menuju Rumah Allah SWT di surga nanti, peta atau petunjuk kita adalah Kitab Suci Al-Qur’an.
Jika Al-Qur’an mengarahkan kita untuk lurus, maka kita harus lurus. Jika disuruh berbelok, kita harus mengikuti belokan itu. Sama halnya ketika kita dilarang melakukan sesuatu, kita harus menjauhinya. Kita juga diperintahkan untuk melaksanakan sholat lima waktu, maka kita harus melaksanakannya. Dengan begitu, kita menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
Itulah bekal kita menuju rumah-Nya di surga.” – Ustadz Hafizen.
Alhamdulillah, Berkat Kerjasama antara Pengurus Masjid dan Penduduk Desa Acara Berjalan dengan Lancar. Dengan mengenang kisah hidup dan perjuangan Nabi Muhammad SAW, umat Islam diharapkan semakin memperkuat iman dan menjadikan ajaran beliau sebagai pedoman hidup. Peringatan Maulid ini diharapkan menjadi momen penting untuk mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat komitmen beriman di kalangan masyarakat Mendalo Indah.
Jurnalis : El
Editor : El




















