Berita Harian Nusantara, Jakarta – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI memberikan apresiasi kepada Persatuan Jurnalis Pembangunan Indonesia Raya (PJPI) sebagai organisasi jurnalis pembangunan yang bersinergi dengan 200 media yang tergabung dalam Forum Asistensi Media Nasional (AsMEN).
Apresiasi tersebut disampaikan Wakil Kepala BPIP RI, Dr. Rima Agustina, SH., SE., MM., saat menerima audiensi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi DKI Jakarta di Ruang Rapat Utama BPIP RI, Jalan Medan Merdeka Utara No. 3, Jakarta Pusat, pada Rabu, 23 September 2026.
Audiensi tersebut dihadiri Direktur Hubungan Antar Lembaga dan Kerja Sama BPIP RI Prof. Muhammad Fahrulrozi, M.Si., Direktur Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Dr. Fuad Luthfi, Kepala Bidang Bina Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Kesbangpol DKI Jakarta Herlina Suswita, Ketua Subkelompok Ideologi Negara Muhammad Syafei, serta mitra strategis Kesbangpol.
Mitra yang hadir yakni Pusat Pengkajian Wawasan Kebangsaan (PPWK) DKI Jakarta, Rumah Kebangsaan Pancasila (RKP) DKI Jakarta, dan Ketua Umum DPP PJPI Abdul Haris, S.IP., MT. Kwi, selaku praktisi media.
Dalam sambutannya, Dr. Rima Agustina secara khusus menyoroti kehadiran unsur media pembangunan yang dinilainya menjadi kekuatan baru dalam pembumian Pancasila.
“Kehadiran PJPI yang bekerjasama dengan 200 media Forum AsMEN sebagai jurnalis pembangunan ini sangat kami apresiasi. Kita bisa bersinergi dan bekerja sama melalui pemberitaan di jaringan 200 media tersebut, termasuk untuk sosialisasi dan edukasi tentang pendidikan Pancasila,” tegas Rima.
Menurut Rima, peran media menjadi jembatan vital dalam membumikan nilai-nilai Pancasila di tengah tantangan ideologi transnasional dan disrupsi informasi digital.
“Kita benahi di lingkungan terdekat dulu. Indonesia ini luas, apalagi mendunia. Kehadiran Kesbangpol Pemprov DKI Jakarta beserta jajarannya hari ini menunjukkan ada kolaborasi dan kerja sama baik yang bisa kita lakukan bersama,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi langkah Pemprov DKI Jakarta dalam menghadirkan ruang publik sebagai sarana aktualisasi kebangsaan.
“Termasuk yang dilakukan Pemprov DKI yang membangun bukan satu, tetapi dua ruang publik Car Free Day di kawasan Rasuna Said. Di sana bisa kita lakukan kerja sama yang baik untuk sosialisasi Pancasila di ruang publik,” jelas Rima.
Menanggapi apresiasi tersebut, Ketua Umum DPP PJPI Abdul Haris, S.IP., MT.Kwi, menyatakan kesiapan jajarannya untuk menjadi mitra strategis BPIP.
“Kami berterima kasih atas apresiasi Ibu Wakil Kepala BPIP. PJPI yang bersinergi dengan 200 media Forum AsMEN yang tersebar di 34 provinsi siap berkolaborasi penuh dengan BPIP RI dan Kesbangpol DKI Jakarta. Tugas kami tidak hanya memberitakan pembangunan fisik, tetapi juga membangun ideologi dan karakter bangsa melalui jurnalisme pembangunan yang berperspektif Pancasila,” ujar Haris.
Ia menegaskan, PJPI akan menggerakkan seluruh jaringan medianya untuk edukasi kebangsaan.
“Kami akan melakukan sosialisasi pendidikan Pancasila secara masif, mulai dari berita, artikel, podcast, hingga konten TikTok dan Reels. Jurnalis pembangunan harus menjadi agen kontra hoaks, kontra intoleransi, dan kontra radikalisme,” tegasnya.
Sementara itu, Kabid Idewasbang Kesbangpol DKI Jakarta Herlina Suswita menilai kehadiran PJPI dan Forum AsMEN merupakan wujud nyata implementasi Jejaring Panca Mandala.
“Ini adalah implementasi nyata Jejaring Panca Mandala yang digaungkan BPIP. Ada unsur pemerintah dari Kesbangpol, akademisi dari PPWK, masyarakat sipil dari RKP, dan media dari PJPI bersama Forum AsMEN. Pola kolaborasi Penta Helix inilah yang akan kami kembangkan di DKI Jakarta sebagai pilot project pembumian Pancasila di ruang publik dan ruang digital,” kata Herlina.
Audiensi diakhiri dengan foto bersama dan komitmen untuk menindaklanjuti kerja sama melalui pemberitaan, sosialisasi pendidikan Pancasila di 200 jaringan media Forum AsMEN, serta rencana pembuatan konten bersama pada peringatan hari sumpah pemuda 28 Oktober 2026 dan bulan Pancasila 2027 di kawasan Car Free Day Rasuna Said, Jakarta.
Nikita




















