BERITA HARIAN NUSANTARA – DOMPU BUMDes Desa Karamabura, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, mencatatkan keuntungan sebesar Rp18 juta selama enam bulan pertama beroperasi tahun 2026.
Keuntungan tersebut diperoleh dari pengelolaan dana BUMDes sebesar Rp58.110.000. Jumlah itu merupakan bagian dari total anggaran BUMDes tahun ini yang mencapai Rp250.185.800.
Hal itu disampaikan Ketua BUMDes Desa Karamabura, Jaharudin, saat menyampaikan laporan semester I dan rencana penggunaan dana BUMDes pada Jumat (21/8/2026) di Aula Kantor Desa Karamabura.
Dalam laporannya, Jaharudin menjelaskan BUMDes menjalankan tiga program utama, yakni pengadaan bibit jagung, beras, dan obat-obatan pertanian untuk memenuhi kebutuhan petani di Desa Karamabura.
“Kami akan berupaya semaksimal mungkin menjalankan program ini untuk membantu masyarakat. BUMDes akan menetapkan harga standar yang tidak memberatkan warga. Tujuannya, masyarakat bisa terpenuhi kebutuhannya dengan harga di bawah pasaran, sekaligus BUMDes tetap mendapatkan keuntungan agar bisa berkembang,” ujar Jaharudin.
Kepala Desa Karamabura, Jaharuddin, dalam sambutannya meminta pengurus BUMDes menjaga kepercayaan masyarakat dengan menggunakan anggaran secara transparan dan akuntabel.
“Barang dan jasa yang diberikan kepada masyarakat harus sesuai kesepakatan. Pengembaliannya juga harus sesuai perjanjian antara pengurus dan penerima manfaat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua BPD Desa Karamabura, Burhanuddin, mengingatkan bahwa penunjukan Ketua BUMDes dilakukan secara aklamasi. Artinya, masyarakat memberikan kepercayaan penuh kepada Jaharudin.
“Kepercayaan ini harus dijaga. Jalankan program sesuai aturan, bantu masyarakat, dan raih keuntungan agar BUMDes bisa berkembang,” harap Burhanuddin.
Ia juga menetapkan harga eceran bibit jagung dari BUMDes maksimal Rp3 juta per dus. Untuk kerja sama dengan pihak ketiga, pembagian keuntungan akan disesuaikan dengan kesepakatan kedua belah pihak.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua LKMD H. Lukman, Pengawas BUMDes H. AW. Syafruddin, serta sejumlah tokoh masyarakat Desa Karamabura.
(AW Syaf)




















