BERITA HARIAN NUSANTARA DOMPU, NTB – Anggaran untuk perbaikan Jalan Lintas Oo Karamabura, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat NTB sebesar Rp250 juta sudah disiapkan sejak Juli 2026. Namun hingga kini perbaikan belum dapat dikerjakan karena masih kesulitan mendapatkan aspal buta.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum PU Kabupaten Dompu, Aris Anshary, kepada _Berita Media Nusantara_ melalui pesan WhatsApp, Kamis malam 07/08/2026.
“Anggaran ini memang sudah ada sejak Juli 2026. Namun kendalanya sampai sekarang kita masih kesulitan mendapatkan aspal buta,” ujar Aris.
Ia menjelaskan, anggaran Rp250 juta tersebut hanya diperuntukkan untuk memperbaiki bagian-bagian jalan yang kondisinya sudah rusak parah.
Dinas PU Dompu, lanjut Aris, telah berupaya menghubungi sejumlah kontraktor lokal seperti CV Cakre dan CV Dunia Mas. Namun para kontraktor tersebut tidak bersedia mengerjakan dengan alasan sulit mendapatkan aspal buta dalam jumlah sedikit.
“Mereka baru bersedia jika ada proyek besar yang memproduksi aspal buta di Kabupaten Dompu dan Bima. Kalau hanya untuk perbaikan kecil seperti ini mereka kesulitan,” jelasnya.
Karena aspal buta tidak tersedia di Dompu, Dinas PU berencana mengambil pasokan dari Sumbawa. Di Sumbawa saat ini memang sedang ada pengerjaan jalan nasional yang menggunakan aspal.
“Di Sumbawa ada produksi aspal untuk jalan nasional. Tapi kontraktor di sana tidak berani mengambil pekerjaan ke Dompu karena jaraknya terlalu jauh,” kata Aris.
Meski demikian, pihaknya mengaku tetap berupaya mencari kontraktor lain yang bersedia memperbaiki ruas Jalan Lintas Oo Karamabura.
“Intinya kami tetap berupaya mendekati dan mencari kontraktor yang mau mengerjakan. Kami berharap perbaikan ini bisa segera terealisasi demi kelancaran akses masyarakat,” pungkasnya.
AW. Syafruddin
_Berita Harian Nusantara_
