Berita Harian Nusantara, Jakarta – Sekretariat Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta menghadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 yang digelar di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Kamis (1/10/2026).
Upacara tingkat nasional tersebut dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto sebagai Inspektur Upacara pada pukul 08.00 WIB. Hadir Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPR Puan Maharani, Ketua DPD Sultan B. Najamudin, serta jajaran Kabinet Merah Putih, unsur TNI-Polri, dan Kementerian Kebudayaan.
Kehadiran Sekda Pemprov DKI Jakarta tersebut merupakan bentuk dukungan dan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan pemersatu bangsa.
Dalam upacara tersebut, *Paskibraka DKI Jakarta binaan Badan Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta* turut bertugas dan sukses melaksanakan tugas upacara. Sebanyak 50 personel Paskibraka DKI Jakarta dikerahkan berdasarkan Surat Kogartap I/Jakarta Nomor B/459/IX/2026 tanggal 15 September 2026, terdiri dari 1 Peleton Pasukan Protokol dan 12 orang Cordon Kehormatan.
Upacara berlangsung khidmat dan tertib. Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan umum, pembacaan Pancasila, pembacaan Pembukaan UUD 1945, hingga doa bersama untuk para pahlawan revolusi.
Kepala Badan Kesbangpol DKI Jakarta Abdul Khalid yang turut mendampingi jajaran Pemprov DKI menyampaikan bahwa kehadiran Sekda menjadi penyemangat bagi generasi muda Jakarta.
“Kehadiran Bapak Sekda Pemprov DKI Jakarta di Monumen Pancasila Sakti ini menunjukkan komitmen kuat Pemprov DKI Jakarta dalam merawat ingatan kolektif bangsa tentang pentingnya Pancasila. Ini juga menjadi dukungan moril bagi adik-adik Paskibraka binaan Kesbangpol DKI yang bertugas hari ini,” ujar Kaban Kesbangpol DKI Jakarta Abdul Khalid.
Abdul Khalid menambahkan, momentum Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober harus menjadi pengingat akan kokohnya Pancasila.
“Selamat Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026. Mari kita jaga persatuan, rawat kebhinekaan, dan amalkan nilai-nilai Pancasila dalam membangun Jakarta yang harmonis, aman, dan berkeadilan,” tutupnya.
Upacara diakhiri dengan peninjauan Sumur Maut dan Museum Kesaktian Pancasila yang telah direvitalisasi oleh Kementerian Kebudayaan.
Nikita.




















